DPD GMNI Malut Soroti Lemahnya Pengawasan Proyek Jalan Hotmix Depan Pelabuhan Feri Subaim
Bacanesia.com,HALTIM-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Maluku Utara menyoroti lemahnya pengawasan terhadap pekerjaan proyek jalan hotmix menuju Pelabuhan Feri Subaim di Kecamatan Wasile, Kabupaten Halmahera Timur, Jumat (27/3/2026).
Proyek yang dikerjakan oleh CV Tunggal Jaya tersebut menjadi perhatian setelah kondisi jalan dilaporkan mengalami kerusakan di depan gerbang pelabuhan, padahal usia jalan baru seumur jagung.
Wakil Ketua DPD GMNI Maluku Utara Asrul menilai, kerusakan dini pada infrastruktur jalan tersebut mengindikasikan adanya dugaan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan teknis maupun kualitas pekerjaan di lapangan. Selain itu, pengawasan dari dinas terkait juga dinilai tidak maksimal.
“Kami melihat ini sebagai bentuk kelalaian serius. Proyek yang menelan Anggaran Rp.3,3 miliar yang bersumber dari APBD-Perubahan, seharusnya diawasi secara ketat agar hasilnya berkualitas dan tahan lama,”ujarnya.
Ia juga mendesak instansi terkait untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek tersebut, termasuk memeriksa pihak kontraktor pelaksana.
“Jika ditemukan adanya pelanggaran atau indikasi penyimpangan, maka harus ditindak tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,”tandasnya.
Selain itu, GMNI meminta transparansi dari dinas terkait kepada publik mengenai proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan proyek tersebut.
Hingga berita ini ditayangkan, wartawan masih berupaya mengonfirmasi pihak kontraktor CV Tunggal Jaya maupun dinas terkait, namun belum memberikan keterangan resmi.(*)



Tinggalkan Balasan