Dugaan Anggota DPRD Haltim Jalin Hubungan Gelap, APHI Jakarta Siap Lapor DPP Partai
Bacanesia.com,JAKARTA-Dugaan skandal perselingkuhan yang melibatkan seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Utara kini menjadi perhatian publik.
Anggota legislatif tersebut diduga menjalin hubungan dengan seorang perempuan bernama berinsial IT warga di Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat. Wanita tersebut masih berstatus sebagai istri orang lain.
Berdasarkan informasi dan keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui persoalan tersebut dengan mengantongi bukti-bukti chet melalui pesan WhatsApp dan lokasi perselingkuhan di Kota Bogor.
Ketua Presidium Aliansi Pemerhati Hukum Indonesia (APHI) dan juga sebagai Akademisi Haltim Jakarta, Arshyl Made, menilai seorang pejabat publik harus mampu menjaga integritas, moralitas, serta tanggung jawab sosial.
“Pejabat publik harus memberikan contoh dalam menjaga integritas, moralitas, dan tanggung jawab sosial. Karena itu, setiap dugaan pelanggaran etik harus diperiksa secara objektif dan transparan,”ujar Arshyl, Senin (31/8/2026).
Menurut Arshyl, persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kehidupan pribadi, tetapi juga menyangkut integritas dan etika seorang pejabat publik yang memperoleh mandat dari masyarakat.
Ia mengaku telah mengantongi sejumlah bukti yang menurutnya telah dikonfirmasi. Dan menyatakan akan melaporkan hal tersebut kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra untuk diproses lebih lanjut.
“Beberapa bukti telah terkonfirmasi dan kasus ini akan kami laporkan. Kami juga akan melakukan aksi demonstrasi di DPP Partai Gerindra agar dapat diproses lebih lanjut,”tegasnya.
Arshyl menduga anggota DPRD tersebut telah melakukan tindakan yang tidak pantas, kemudian diduga menggunakan uang rakyat untuk kepentingan yang tidak semestinya.
Seraya menambahkan, agar dugaan tersebut diperiksa sesuai kode etik dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kasus ini menimbulkan perhatian karena menyangkut kepercayaan masyarakat Halmahera Timur terhadap jabatan yang telah diamanatkan.
Perihal tersebut tidak hanya menjadi konsumsi publik, namun dengan harapan dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme klarifikasi dan pemeriksaan oleh pihak yang berwenang.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif sangat bergantung pada kemampuan para anggotanya dalam menjaga integritas, baik dalam menjalankan tugas sebagai pejabat publik maupun dalam kehidupan sosial.
Upaya konfirmasi Bacanesia.com kepada anggota DPRD Halmahera Timur telah dilakukan, namun hingga berita ditayangkan belum memberikan keterangan resmi.(*)

Tinggalkan Balasan