Musrenbang Kecamatan, Bupati Ubaid Yakub: Samakan Persepsi Lewat Inovasi dan Ekonomi Desa
Bacanesia.com,HALTIM-Bupati Ubaid Yakub hadiri dan meresmikan kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Wasile, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara.
Kegiatan yang berlangsung di Aula kantor Camat Wasile dihadiri oleh sekda Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat, unsur pimpinan OPD, Camat Wasile Karyadi, Kapolsek Wasile AKP Mus Senen, Danramil Wasile Kapten Inf. Abdullah Muksin, kepala Desa, BPD dan toko masyarakat sekecamatan wasile.
Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, dalam sambutan menegaskan kita harus samakan presepsi bahwa sesungguhnya Musrenbang bukan sekadar kegiatan rutinitas, Selasa (9/3/2026).
Perihal tersebut harus dipahami terlebih dahulu, sehingga tidak ada kata pesimis dalam kegiatan Musrenbang yang dilakukan sebagai mana mestinya.
“Padahal makna sesungguhnya kita ini membawa amanah, mau itu kegiatannya kecil atau besar, dan diakomodir atau tidak Musrenbang harus tetap dilakukan,”kata Ubaid Yakub.
Musrenbang itu sudah di atur oleh Negara dan di tuangkan dalam undang-undang 25 Tahun 2004, tentang sistem perencanaan pembangunan. Kemudian secara substansi dituangangkan dalam undang-undang 23 Tahun 2014 tentang Pemeritah Daerah, scara rinci diatur dalam Permendagri No 87 Tahun 2017.
Orang nomor satu Pemda Halmahera Timur menekankan pentingnya inovasi masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Ubaid menilai pembangunan daerah harus bergerak melampaui sekadar pembangunan infrastruktur menuju penguatan kegiatan ekonomi masyarakat desa.
“Yang kita inginkan adalah inovasi dan langkah produktif dari semua elemen masyarakat untuk mendorong kemajuan daerah,” imbuhnya.
Bahkan disentil terkait potensi lokal seperti wisata sejarah dan sektor produktif desa harus dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bupati dua periode ini ingatkan kepada pemerintah desa agar serius merumuskan usulan program pembangunan dalam forum Musrenbang kecamatan.
“Usulan tersebut nantinya akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah, tujuannya dalam menentukan prioritas pembangunan pada tahun mendatang,”ujarnya.
Ia menegaskan pembangunan daerah ke depan akan diarahkan pada penguatan ekonomi masyarakat melalui program produktif berbasis desa.
“Kedepan pembangunan tidak hanya fokus infrastruktur, tetapi juga kegiatan ekonomi masyarakat yang memberi dampak langsung,”terangnya.
Dengan harapan seluruh desa memanfaatkan forum Musrenbang untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan secara jelas dan terukur. Perencanaan yang baik akan mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Halmahera Timur.(*)



Tinggalkan Balasan