AMBRUK Apresiasi Pemda Haltim, Harap PT JAS Komit Realisasi dan Fayaul Jadi Ikon Rumput Laut

Zubair S. Muin Rifa sadjidin
Hasil mediasi Pemda Halmahera Timur terhadap tuntutan warga Desa Fayaul bersama pihak PT JAS, Minggu (3/5/2026) Bacanesia.com

Bacanesia.com,HALTIM-Koordinator Aliansi Masyarakat Budidaya Rumput Laut Bergerak (AMBRUK), Julfian Wahab, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Timur, Maluku Utara,

khususnya Bupati dan Sekda karena telah memfasilitasi dan mediasi proses penyelesaian tuntutan warga kepada pihak perusahaan PT JAS.

Menurut Julfian, upaya tersebut merupakan bagian terpenting dalam menghadirkan komunikasi yang konstruktif serta mendorong penyelesaian persoalan profesional dan berimbang.

“Langkah pemerintah daerah ini sangat kami apresiasi, karena telah membuka ruang dialog yang sehat antara warga budidaya rumput laut dan perusahaan,”ujarnya, Minggu (3/5/2026).

Ia menjelaskan, melalui proses mediasi tersebut telah tercapai kesepakatan bersama di mana pihak PT JAS menyatakan komitmennya untuk mengakomodir tuntutan masyarakat, termasuk realisasi pembayaran kompensasi.

“Ini merupakan langkah awal yang positif dalam menjawab persoalan yang selama ini dihadapi warga pembudidaya rumput laut,” katanya.

Meski demikian, AMBRUK berharap pemerintah daerah tidak berhenti pada tahap mediasi. Namun terus mengawal proses tersebut hingga seluruh kesepakatan benar-benar direalisasikan oleh pihak perusahaan.

“Kami berharap pemerintah daerah tetap bersama dan mengawasi, agar komitmen yang telah disepakati dapat dijalankan. Sehingga kepercayaan masyarakat tetap terjaga,”harapnya.

Julfian mengungkapkan bahwa berdasarkan pandangan para ahli, Desa Fayaul memiliki potensi strategis sebagai salah satu pusat budidaya rumput laut di Maluku Utara.

Seraya menambahkan, oleh karena itu pihaknya mendorong agar Pemda dapat memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan sektor tersebut, termasuk menjadikan Desa Fayaul sebagai ikon budidaya rumput laut yang berkelanjutan di Halmahera Timur.

“Fayaul punya potensi besar. Kami berharap ke depan bisa dikembangkan secara serius dan menjadi ikon budidaya rumput laut di daerah ini,”tandasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini