Curah Hujan Tinggi Mengakibatkan Banjir di Halsel, Brimob Polda Malut Kompi 2 Batalyon C Pelopor Terjunkan 13 Personel 

Arman Rasid Rifa sadjidin
FOTO: Tampak Personel Brimob Polda Malut Kompi 2 Batalyon C Pelopor evakuasi warga terdampak banjir di Halmahera Selatan, Senin (23/6/2025) dok Brimob Polda Malut.

Bacanesia.com,HALSEL-Cuaca ekstrim mengakibatkan terjadi curah hujan tinggi di Halmahera Selatan, Maluku Utara hingga luapan air menimbulkan terjadinya banjir pada Sabtu malam (21/6) lalu di sejumblah titik, khususnya di wilayah Amasing, Labuha, dan sekitarnya.

Untuk menyikapi hal tersebut, Satuan Brimob Polda Maluku Utara, Kompi 2 Batalyon C Pelopor langsung datangkan 13 personel ke lapangan untuk membantu proses evakuasi warga terdampak banjir pada.

Dipimpin oleh Pasi Min Batalyon C Pelopor, Ipda Harun Hamisi, tim Brimob bergerak cepat menggunakan satu unit Kendaraan Taktis (Rantis) untuk menjangkau titik-titik banjir di lima desa yang berada di Kecamatan Bacan, Senin (23/6/2025).

Beberapa wilayah yang terdampak banjir terbilng cukup para, diantaranya berada di lingkungan Kota Popo, Desa Amasing Kota, dan Desa Labuha, di mana ketinggian air dilaporkan mencapai pinggang orang dewasa.

Kehadiran 13 personel yang dipimpin oleh Ipda Harun Hamisi diketahui selain mengevakuasi warga dari rumah-rumah yang terendam banjir. Juga membantu warga Desa Labuha yang rumahnya terancam roboh akibat derasnya arus air.

Langkah tersebut diketahui bekerja sama dengan pemerintah daerah Halmahera Selatan untuk menyalurkan bantuan makanan ke sejumlah titik pengungsian yang terdampak banjir.

Ipda Harun Hamisi mengatakan, kehadiran Brimob di tengah masyarakat merupakan wujud pengabdian dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat untuk keselamatan bersama.

“Evakuasi korban banjir ini adalah bentuk tanggung jawab kami sebagai Brimob. Dengan segala kemampuan dan perlengkapan yang kami miliki, kami siap diterjunkan kapan pun dan di mana pun dibutuhkan,”ujarnya.

Seraya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Kami mengajak seluruh warga agar tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Jangan ragu untuk mengungsi apabila kondisi tidak memungkinkan,” tambahnya.

Hingga berita ini ditayangkan, upaya penanganan banjir dan distribusi bantuan masih terus dilakukan di sejumlah titik rawan yang berada di wilayah Bacan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini