IMM Soroti Rehabilitas Kantor Dinas Pendidikan Kepulauan Sula, Diduga Mark-Up
Bacanesia.com,SANANA-Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara menyoroti proyek rehabilitas Kantor Dinas Pendidikan di Desa Pohea, Kecamatan Sanana Utara yang dikerjakan oleh Kontraktor Pelaksana CV. Nuril Jaya, diduga mark up penggunaan anggaran.
Pasalnya, rehabilitas kantor tersebut dengan volume penggunaan anggaran sebesar Rp.349.643.435 dinilai tidak sesuai karena hanya dilakukan rehab ringan tidak sesuai dengan anggaran, Kamis (1/1/2026).
Pekerjaan rehabilitas Kantor Dinas Pendidikan, dengan nomor kontrak 37/SPK/PPK/DISDIK-KS/X/2025.
Tanggal kontrak 14 Oktober 2025 dengan nilai kontrak Rp. 349.643.435. Menggunakan sumber anggaran APBD.
Dengan volume 1 (satu) paket untuk lokasi berada di Desa Pohea. Kontraktor pelaksana CV. Nuril
Sekretaris Umum IMM Kepulauan Sula, Suaib Daeng mengatakan dengan volume anggaran yang begitu fantastis, serta pekerjaan yang dikerjakan sangat sedikit yang bersifat rehabilitas.
“Volume anggaran yang begitu fantastis, sedangkan pekerjaan yang dikerjakan sangat sedikit, dan hanya rehab ringan. Kami menemukan beberapa kejanggalan yang diduga mark up pada pekerjaan ini,”ujarnya.
Seraya menambahkan, apabila dugaan terbukti ada penyimpangan anggaran harus tindakan tegas oeleh pihak berwenang.
“Aparat Penegak Hukum perlu melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan kebenaran dugaan mark up tersebut,”katanya.
Proyek tersebut diharapkan dapat diawasi ketat untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran.
Hingga berita ditayangkan, pihak kontraktor CV Nuril Jaya beserta Kadis Pendidikan Kepulauan Sula, Marini Nur Ali belum memberikan keterangan resmi.(*)RT


Tinggalkan Balasan