BREAKING NEWS: Viral Warga Terdampak Banjir Di Desa Gamlamo Keluhkan Bantuan Dan Posko, Pemda Halbar Dan Pemprov ?

Bacanesia.com Rifa sadjidin
BENCANA: Viral video salah seorang warga yang terdampak banjir di Desa Gamlamo, Halmahera Barat, Maluku Utara meminta perhatian pemerintah daerah melalui Bupati dan Gubernur, Kamis (8/1/2026) ist

Bacanesia.com,HALBAR-Viral video yang beredara melalui akun Facebook Tabhir Esa (Abu Muhammad Syauqi) dengan durasi 04.01 menyampaikan keluhan dampak becan banjir setelah hari kedua, kini warag Desa Gamlamo, Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara harus menahan lapar dan tidak ada posko bantuan di desa setempat.

Tamparan keras bagi Pemerintah Halmahera Barat dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Mengapa tidak, antusias Pemuda Desa Gamlamo sendiri yang memberikan bantuan, Kamis (8/1/2026).

“Alhamdulilah donasi kami tiba magrib namun sungguh di sayangkan suda dua hari tapi tidak ada bantuan logistik pun yang masuk di Desa Gamlamo, padahal ini desa yang palingan terdampak,”katanya dalam video yang diungga melalui Facebook.

Seraya berjalan mengambil video menujukan warga setempat berbohong royo membaha bantuan dari pemuda desa setempat.

“Tidak ada dapur umum, tidak ada posko darurat, malah masyarakat di suruh untuk mengambil makanan di desa tetangga,”ungkapnya dengan nada wajah kecewa.

“Untuk ibu Gubernur dan bapak Bupati halmahera Barat, harusnya ini menjadi atensi untuk bawahannya,”ucpanya.

Alasan sampai dua hari ini logistik belum masuk, dengan alasan jembatan penghubung antara kampung cina dan Desa Gamlamo rusak. Namun bisa diakses menggunakan kendara Kaisar.

“Bahkan di minta data-data, padahal ini masyarakat baru terkena musibah, ambil bantuan diminta data-data. Seakan-akan dinas terkait ini tidak punya data base warga, jadi minta langsun di warga yang terdampak benca, betapa buruknya administrasi daerah ini,”terangnya.

Seraya menambahkan, sudah dua hari namun posko dan dapur umum belum dibangun, logistik pun disuruh ambil di desa tetangga.

“Masyarakat jalan kaki sendiri cuma hanya sekedar ambil makan. Bahkan Aqua deng spermi 1 dos tidak bisa kasih masuk kesisni di kampung kah? harus suruh masyarakat jalan kaki ratusan meter di desa tetangga hanya untuk sekali makan,”tandasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini