Pesona Wisata Air Terjun Tiga Bidadari Hipnotis Pengunjung Warga Halbar Sebut Permata Tersembunyi
Bacanesia.com,HALTIM-Pesona wisata alam Air Terjun Tiga Bidadari di Desa Dakaino SP3 Subaim, Kecamatan Wasile Timur, Kabupaten Halmahera Timur, menarik simpati pengunjung wisatawan lokal dari berbagi daerah di Maluku Utara.
Destinasi wisata alam yang sangat populer ini menawarkan keindahan alam yang luar biasa, dengan air jernih mengaliar dari tebing.
Bak tiga bidadari yang turun dari langit dan suasana yang tenang serta hutan yang masih asri dan sejuk, dengan pepohonan hijau yang rindang, Minggu (29/3/2026).
Tak heran jika air terjun tiga bidadari dijuluki sebagai salah satu “permata tersembunyi” di Negeri Limabot Faifye Halmahera Timur.
Salah satu pengunjung berasal dari Kabupaten Halmahera Barat, Rahmawati Guret, mengakui terpesona dengan keindahan air terjun tersebut.
Menurutnya, air terjun tiga bidadari bukan sekadar tempat wisata biasa, namun dapat memberikan ketenangan dan keasrian alam yang sulit ditemukan di tempat lain.
“Tempatnya sangat sejuk, airnya jernih, dan masih terjaga dengan baik. Ini benar-benar seperti permata tersembunyi di Halmahera Timur,”ujarnya.
Dengan harapan pihak pengelola terus menjaga kelestarian kawasan wisata, sekaligus meningkatkan pegadan fasilitas dan keamanan demi kenyamanan pengunjung.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Air Terjun Tiga Bidadari, Yunus Muhammad menambahkan, kondisi air di lokasi tersebut masih sangat alami dan memberikan kenyamanan bagi wisatawan. Namun, ia mengakui fasilitas pendukung belum sepenuhnya memadai.
“Pengelolaan wisata ini berdasarkan Surat Keputusan dari Dinas Pariwisata. Untuk kebersihan, itu menjadi tanggung jawab bersama pengelola agar tetap terjaga,”ujarnya.
Yunus menjelaskan sebelum adanya kolaborasi dengan dinas terkait, pihaknya telah melakukan berbagai upaya pengembangan secara mandiri. Dengan adanya kerja sama tersebut, diharapkan pengembangan wisata dapat berjalan lebih optimal.
Terkait retribusi parkir, ia menjelaskan tarif yang diterapkan mengacu pada Peraturan Daerah (Perda), yakni Rp3.000 untuk mobil dan Rp2.000 untuk sepeda motor, meskipun saat ini terdapat penyesuaian hingga Rp10.000. Ia memastikan area parkir dalam kondisi aman dan terus disesuaikan dengan tingkat kunjungan wisatawan.
Pihak pengelola juga berharap adanya pembenahan infrastruktur, seperti akses jalan, area parkir, mushola, serta fasilitas penunjang lainnya. Selain itu, pengadaan kendaraan operasional seperti viar dinilai penting untuk mendukung aktivitas wisata.
Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Halmahera Timur, Harmin Abdullah, menegaskan bahwa keluhan masyarakat terkait amenitas dan aksesibilitas menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
“Kita membutuhkan kolaborasi dan sinergitas antar-SKPD dalam pengembangan. Apalagi air terjun tiga bidadari sudah menjadi objek wisata unggulan bagi masyarakat Wasile dan masyarakat luas,”tandasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pengembangan air terjun tiga bidadari akan menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah pada tahun 2027.(*)



Tinggalkan Balasan