Headline

Direktur PT NBM: Kontraktor Lokal di Haltim Harus Diberi Ruang Kontribusi Pemegang IUP

Zubair S. Muin Rifa sadjidin
Direktur Utama PT Nikel Bumi Mahera, Anhar Robo, Rabu (28/10/2026)ist.

BACANESIA.COM,HALTIM-Pelaku usaha dan kontraktor lokal di Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara harus diberikan ruang yang lebih luas untuk terlibat dalam aktivitas perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP).

Hal tersebut disampaikan salah satu putra daerah Halmahera Timur, Anhar Robo, yang juga sebagai Direktur Utama PT Nikel Bumi Mahera.

Ia menilai, keterlibatan pelaku usaha lokal penting agar keberadaan investasi dan aktivitas pertambangan turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat daerah.

Menurut Anhar, kebijakan pemerintah melalui Kepmen ESDM Nomor 365.K/MB.01/MEM.B/2026 menjadi salah satu dasar yang perlu diperhatikan dalam memberikan kesempatan kepada pelaku usaha atau penyedia jasa pertambangan lokal di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Sudah saatnya kita sebagai putra lokal ikut ambil bagian dalam maraknya aktivitas pertambangan di negeri ini. Kita jangan lagi hanya menjadi penonton,”ujar Anhar, Rabu (28/10/2026).

Ia mengatakan, perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha di Halmahera Timur seharusnya membuka ruang bagi kontraktor lokal untuk terlibat dalam berbagai pekerjaan sesuai kemampuan, kapasitas, serta standar yang dipersyaratkan.

“Perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Halmahera Timur harus lebih banyak melibatkan dan merekrut kontraktor lokal. Kontraktor lokal juga memiliki tanggung jawab besar terhadap daerahnya sendiri,” tegasnya.

Anhar menambahkan, keterlibatan pengusaha lokal tidak hanya berkaitan dengan peluang pekerjaan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.

“Kontraktor lokal tidak boleh hanya menjadi penonton di negeri sendiri. Mereka harus diberikan kesempatan yang adil untuk terlibat langsung dalam berbagai pekerjaan dan proyek sesuai dengan kemampuan serta standar yang dipersyaratkan,”katanya.

Ia berharap perusahaan pemegang IUP di Halmahera Timur dapat membangun kemitraan yang lebih terbuka dengan pelaku usaha daerah, sehingga manfaat investasi dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.

“Dengan adanya ruang dan kesempatan yang proporsional bagi kontraktor lokal, aktivitas investasi dan pertambangan di Halmahera Timur diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi perusahaan, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi serta kesejahteraan masyarakat setempat,”tandasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini