DPLH Haltim Ungkap Dampak Kualitas Air Sungai Maba Sangaji dari Hasil TSS, Diduga  Aktivitas Tambang 

Arman Rasid Rifa sadjidin
PENCEMARAN: Kepala Bidang Lingkungan Hidup, DLH Halmahera Timur, Maluku Utara, Fachruddin Musa, Jumat (17/10/2025) ist

Bacanesia.com,HALTIM-Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPLH) Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara mengungkapkan kualitas air sungai di Desa Maba Sangaji, Kecamatan Kota Maba telah mengalami pencemaran, Jumat (17/10/2025).

Berdasarkan hasil uji Total Suspended Solids (TSS) atau total padatan tersuspensi saat ini sudah mengalami pencemaran lingkungan.

Kualitas air sungai Sangaji di anggap sudah mengalami penurunan sejak tahun 2023 hingga tahun 2025.

Kepala Bidang Lingkungan Hidup DPLH Halmahera Timur, Fachruddin Musa mengatakan, dibandingkan tahun 2022 sebelumnya, walaupun masih ada kadar E, Coli atau limbah kotoran hewan dan manusia.

“Dari sekian banyak parameter yang diuji, di Sangaji saat ini TSS mengalami peningkatan, di tahun sebelumnya 2022 TSS rendah dan E, Coli mengalami peningkatan,”jelasnya.

Fachruddin menyebut perubahan sedimentasi air sungai ini diduga ada pembukaan ruang permukaan di sekitaran sungai Sangaji oleh perusahan.

“Kalau TSS-nya tinggi berarti ada indikasi bukaan permukaan, kita tau di Sangaji ini ada beberapa IUP, ada PT WBN, PT NKA, PT STA, PT WKN, PT MHM,”tuturnya.

Pihaknya mengakui, kualitas air diungkapkan berdasarkan hasil uji kualitas air dari kementrian Lingkungan Hidup. Kemudian sampel yang di ambil untuk diuji tersebut dari pihak dinas yang mengajukan.

“Kita punya indeks kualitas air itu yang di hitung dari kementrian, kita di kabupaten yang ambil tapi kementrian yang trending itu,”ujarnya.

Seraya menambahkan, pihak kementrian tak hanya menghitung indeks kualitas air. Namun, memberikan rekomendasi untuk melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap pelaku usaha kegiatan pertambangan.

“Dari rekomendasi itu, kita di lingkungan laksanakan apa yang bisa dilaksanakan sesuai dengan kita punya kemampuan penganggaran di dinas,”tandasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini