Gabung Partai Politik, Nama Fahmi Namakule Diklaim Bukan Lagi Ketum PERMAHI

Arman Rasid Am Aswad
POLITIK: Nama Ketua Umum PERMAHI, Fahmi Namakule berada di salah satu Partai Politik, Minggu (18/01/2026) ist.

Bacanesia.com,JAKARTA-Fahmi Namakule diklaim tak lagi menjadi Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Persatuan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI), telah diketahui dirinya sebagai pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) salah satu partai politik, Minggu (18/01/2026).

Perihal tersebut disampaikan secara tegas oleh Risky Ramdani sebagai salah satu aliansi kader PERMAHI mengatakan, keputusan Fahmi Namakule untuk menjadi pengurus aktif DPP partai politik bertentangan dengan prinsip independensi dan garis organisasi, sebagai organisasi kemahasiswaan dan kekaderan yang bersifat non-partisan.

Berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PERMAHI serta nilai dasar perjuangan organisasi, pimpinan nasional PERMAHI wajib menjaga netralitas politik praktis dan tidak terlibat dalam kepengurusan struktural partai politik.

“Karena independensi tersebut merupakan fondasi moral dan ideologis PERMAHI dalam menjalankan fungsi kontrol, advokasi hukum, dan kaderisasi intelektual,”jelasnya.

Seraya menambahkan, aliansi kader PERMAHI menyatakan bahwa Fahmi tidak lagi memenuhi syarat sebagai Ketua Umum PERMAHI, serta tidak diakui sebagai Ketua Umum PERMAHI secara organisatoris maupun moral.

Aliansi Kader PERMAHI juga mendesak beberapa hal penting dibawa ini sebagai berikut :

Pertam, memint Fahmi Namakule segera mundur dan tidak mencantumkan identitas sebagai Ketua Umum PERMAHI.

Kedua, segera ditempuh mekanisme organisasi yang sah untuk menyelamatkan marwah, independensi, dan legitimasi kepemimpinan nasional PERMAHI.

Ketiga, seluruh kader agar tetap menjaga soliditas dan menjunjung tinggi konstitusi organisasi demi keberlangsungan PERMAHI sebagai organisasi mahasiswa hukum yang independen dan berintegritas.

“Siaran pers ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral kader terhadap organisasi, serta komitmen untuk menjaga PERMAHI tetap berada pada jalur perjuangan yang bebas dari kepentingan politik praktis, karena aliansi kader PERMAHI

Menjaga Independensi dan merawat integritas,”tandasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini